Mengenal Cybercrime

Kartika Rachmania, Kamis, 24 November 2022

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyebut lebih dari 700 juta serangan siber terjadi di Indonesia. Jenis serangan yang banyak ditemukan adalah ransomware dan malware yang meminta tebusan. Serangan ini berpotensi menyebabkan kerugian finansial yang besar dan mengancam data perusahaan di berbagai industri bila tidak dicegah dengan baik.


Apa itu cyber crime?

Kejahatan dunia maya atau cyber crime adalah aktivitas kriminal apa pun yang melibatkan komputer, perangkat jaringan, atau jaringan. Kejahatan siber biasanya menargetkan individu, pengusaha, bahkan juga pemerintah. 

Pelaku kejahatan juga biasanya hanya menggunakan komputer dan jaringan untuk melakukan serangan seperti menyebarkan malware, phising, penyebaran informasi ilegal, gambar, atau virus. Penjahat siber juga biasanya menargetkan komputer untuk menginfeksinya dengan virus kemudian menyebarkannya ke mesin lain, bahkan terkadang sampai ke seluruh jaringan.

Aktivitas kriminal yang dilakukan oleh penjahat siber biasanya bertujuan untuk mengeruk keuntungan finansial. Contohnya yaitu phising dalam upaya mencuri akun keuangan, kartu kredit, dan informasi pembayaran lain. 


Siapakah Pelaku Kejahatan Siber?

Penjahat siber adalah orang yang menggunakan keahliannya dalam teknologi untuk melakukan tindak kejahatan dan aktivitas ilegal yang merugikan individu maupun kelompok. Pelaku cyber crime bisa individu atau tergabung dalam sebuah tim. Mereka biasanya berkumpul di “dark web” lalu menawarkan layanan atau produk ilegal mereka. 

Penjahat dunia maya tidak perlu memiliki keterampilan meretas karena tidak semua kejahatan dunia maya termasuk peretasan. Penjahat siber juga dapat berupa individu yang memperdagangkan konten online ilegal atau penipu atau bahkan pengedar narkoba. Berikut adalah beberapa contoh penjahat dunia maya:

- Blackhat hacker

- Cyberstalker

- Teroris dunia maya

- Penipu


Bagaimana Cyber Crime bisa terjadi?

Serangan siber bisa terjadi pada siapapun dan di mana pun selama ada data digital, peluang, dan motif. Penjahat dunia maya bisa memanfaatkan celah keamanan dan kerentanan yang ditemukan pada sistem lalu mengeksploitasinya.  

Celah keamanan dapat berupa penggunaan metode otentikasi dan kata sandi yang lemah, juga dapat terjadi karena kurangnya model dan kebijakan keamanan yang ketat.

Penjahat dunia maya menggunakan berbagai tipe serangan untuk mencari metode dan teknik baru agar dapat mencapai tujuan sambil menghindari deteksi dan penangkapan.

Penjahat dunia maya sering melakukan aktivitasnya menggunakan malware dan jenis perangkat lunak lainnya. Email phising adalah salah satu komponen penting dalam banyak jenis kejahatan dunia maya terutama untuk serangan tertarget seperti email bisnis di mana penyerang mencoba meniru pemilik bisnis untuk meyakinkan karyawan untuk membayar faktur palsu .


Mengapa Cyber Crime Meningkat?

Dunia sangat bergantung pada teknologi termasuk internet. Jaringan komputer memungkinkan orang di dunia maya untuk menjangkau setiap bagian dunia yang terhubung dalam hitungan detik. Namun, ada risiko penggunaan internet yang makin meluas yaitu peningkatan kejahatan siber. 

Berikut adalah beberapa alasan mengapa kasus cyber crime meningkat setiap tahun:

  • Teknologi yang makin canggih
  • Perangkat yang rentan
  • Motivasi pribadi seperti balas dendam
  • Motivasi keuangan seperti mencari keuntungan



Penjahat dunia maya dapat menargetkan informasi pribadi seseorang atau data perusahaan untuk dicuri dan dijual kembali. Frekuensi kejahatan dunia maya diperkirakan juga akan meningkat setiap tahun seiring dengan majunya teknologi sehingga sangat penting untuk melindungi data.


Ancaman serangan siber ini bisa terjadi pada semua skala usaha. Oleh sebab itu, semua perusahaan harus proaktif dalam menjaga keamanan siber untuk menghindari penjahat yang dapat mencuri informasi atau menempatkan jaringan dalam risiko serangan berbahaya.


Salah satu solusi untuk menangkal serangan siber adalah menggunakan Endpoint Security/Endpoint Protection. Endpoint Security adalah layanan keamanan siber untuk pengamanan endpoint jaringan termasuk antivirus, antimalware, pemfilteran web, dan banyak lagi. Dengan memasang Endpoint Security, Anda bisa mencapai ketahanan siber yang tangguh agar keamanan digital pada Bisnis Anda menjadi lebih baik. 


Tertarik menggunakan Layanan Endpoint Security?


Asani bekerja sama dengan Webroot dan Bitdefender untuk memberikan layanan perlindungan Endpoint yang bermanfaat bagi perusahaan. Segera hubungi Asani untuk konsultasi lebih lanjut mengenai layanan proteksi endpoint yang cocok untuk Bisnis Anda.

Another Post